Perbedaan Antara Umur Hijriah dan Masehi
Bagaimana perhitungan umur berbeda di kedua kalender ini, dan mengapa umur Hijriah Anda terlihat lebih tua? Perbedaannya bukan pada cara berhitungnya, melainkan pada cara setiap kalender menyusun tanggalnya.
Apa perbedaan antara kedua kalender tersebut?
Jika Anda mendengar bahwa umur Hijriah Anda lebih tua dari umur Masehi, Anda mungkin mengira ada kesalahan perhitungan...
Namun kenyataannya, tidak ada yang salah.
Perbedaannya sekadar karena setiap kalender menggunakan metode yang berbeda dalam menyusun penanggalannya:
- Kalender Hijriah didasarkan pada siklus bulan.
- Kalender Masehi didasarkan pada perputaran bumi mengelilingi matahari.
Dan inilah alasan utama dari semua perbedaan yang Anda lihat.
Mengapa umur Hijriah Anda lebih tua?
Karena tahun Hijriah lebih pendek. Tahun Hijriah sekitar 10 hingga 11 hari lebih singkat dari tahun Masehi, dan selisih ini berulang setiap tahun.
Seiring berjalannya waktu, selisih ini akan terakumulasi...
Dan itulah mengapa umur Hijriah Anda terlihat lebih tua daripada umur Masehi Anda.
Apakah ini berarti yang satu lebih akurat dari yang lain?
Tidak, keduanya benar, tetapi masing-masing digunakan dalam konteks yang berbeda.
- Masehi digunakan di sebagian besar sistem di seluruh dunia.
- Hijriah digunakan di beberapa negara, dan pada momen-momen keagamaan.
Jadi masalahnya bukan soal "benar atau salah"...
Melainkan "kalender mana yang Anda gunakan".
Kapan Anda perlu mengetahui perbedaan keduanya?
Anda biasanya membutuhkan perbedaan ini dalam situasi seperti:
- Jika tanggal lahir di dokumen Anda ditulis dengan kalender yang berbeda.
- Saat membandingkan umur antara Hijriah dan Masehi.
- Saat menggunakan sistem yang berbeda (ada yang menggunakan Hijriah dan ada yang Masehi).
Dalam kondisi seperti ini, memahami perbedaannya akan menyelamatkan Anda dari kebingungan saat melihat hasilnya.